Tampilkan postingan dengan label Shalat Berjamaah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Shalat Berjamaah. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 09 Mei 2020
KETIKA ALLAH SWT TAK MAU MENERIMA KITA DI RUMAHNYA. TANYA KENAPA.
Allah SWT menurunkan mahluk-Nya yang tak dapat dilihat mata karena terlalu kecil;
bernama CORONA di awal November,
di sebuah negeri yang tak mengenalNya : Wuhan.
Kini si mahluk kecil itu memporak porandakan segala sendi kehidupan 2/3 dunia.
Ekonomi global mengalami anomali yang sulit dinalar.
Ketakutan dimana mana.
Kematian cukup banyak hanya dalam waktu singkat saja.
Saat umroh dilarang oleh otoritas Saudia,
.. kita masih tidak terlalu risau karena hanya orang mampu dan terpanggil yang bisa melakukannya.
Kita masih bisa berapologi :
" ...Ah umroh kan gak wajib. Lagian rumah Allah kan bukan cuma di Mekkah Madinah.. masih ada Masjid².. Gak masalah Umroh ditutup..."
Pada detik itu,
Hanya berfikir : Allah menutup pintu rumah besarNya hanya untuk kaum - kaum jauh.
Allah hanya memberikan kesempatan pada penduduk sekitar dan para pelayan sejati yang diperbolehkan bertawaf di baitul atiqNya...
Namun tadi malam,
.. Majelis Ulama Indonesia MUI mengeluarkan fatwa pelarangan Sholat Jumat, Taraweh Ramadhan dan pelaksanaan Sholat Iedul fitri untuk daerah terdampak corona yg ditetapkan pemerintah.
Dan bisa jadi meluas dari yang sekarang.
Bahkan Mudikpun akan dilarang..
Bertanya dalam renung.
Apakah Engkau marah Rabb-ku ?
Ketika sebelum ini :
Masjid² Megah namun Sepi..
Musholla² Bertebaran namun Berdebu...
Taraweh Ramai namun hanya di Awal Ramadhan..
Lebaran katanya Mudik, namun tetap hanya notifikasi WA-lah yang saling Bermaafan...
Ya Rabb..
Saat tak dibebaskan lagi bagi kami bersujud di rumahMu yang suci,
Saat terbatasi bagi kami berjamaah dengan para jamaah saudara seiman kami,
Baru kami Paham :
Arti Kehilangan..
Betapa mulai sunyi pengeras suara masjid disekitaran kami dari celoteh kanak² dan pujian²..
Betapa sepi jalanan depan rumah kami dari ramainya TPA dan ibu² yang hendak pengajian...
Betapa terasa saat semua hal yang selama ini kami abaikan itu, telah selanjutnya jadi pelarangan..
Nikmat yang Dicabut itu,
Barulah menggerogoti Relung Kedamaian..
Ya Allah,
Pesan Cinta apa yang ingin Kau sampaikan?
Atau memang sudah tak sudi lagi,
Engkau melihat wajah kami, mendengar keluh kesah kami, menatap tangis kami dan meraba senyum bahagia kami di Rumah²Mu ?
Ya Rabb sekarang kami bisa merasakan bagaimana perasaan saudara kami di Uiyghur, Myanmar, Suriah dan Palestina yang harus berjuang untuk bisa berada di masjid²Mu.
Sementara kami,
Malah sering dan seringkali malas menuju masjid yg hanya beberapa langkah dengan aman dan nyaman..
Ya Rabb kini kami sadar arti silahturahmi yang dulu kami anggap hanya basa basi.
Sekarang kami tak bisa dalam kerumunan dan forum dakwah yang mendatangkan banyak orang lagi..
Corona..
Mahluk Kecil Tak Nampak oleh Mata..
Namun mampu merusak Tatanan Ketenangan dunia..
Ya Rabb jangan kau buat ramadhan kami nanti akan terasa sepi hambar.
Membayangkan tak ada sholat taraweh berjamaah, tadarrus ramai ramai, dan membangunkan sahur sambil berkeliling kampung.
Apalagi membayangkan : Tak ada lagi mudik berdesakan...
Jangan ya Rabb...
jangan ya Rabb...
Jangan Kau cabut Nikmat yang berpuluh tahun kami nikmati namun telah kami abaikan..
Apa Engkau Menyentil kami?
Ketika ada kesempatan,
Kami malah cukup mengumbar WA KoPas-an untuk bermaafan?
Apa Engkau MengKapoki kami?
Ketika takziah yang 1 kota saja,
Kami hanya titip kalimat Innalillah melalui Grup Rekan dan Teman?
Jangan Kau cabut Nikmat ini ya Rabb..
Karena kini,
kami akhirnya benar² hanya bisa bertemu dalam tegur WA atau Kalimat Telpon dan Pesan..
Engkau menuruti kami Ya Rabb..
Menuruti pengabaian kami..
Yang kami ciptakan sendiri..
Maafkan kami Rabbi..
Maafkan kami..
Masihkah ada kesempatan lagi?
Bukankah Maha PengasihMu,
Melebihi MurkaMu pada kami ?
Ya Rabb..
Hidupnya Mahluk Corona adalah semata mata atas KehendakMu.
Engkau yang Menghidupkan segalanya..
Engkaupun yang Mematikan segalanya..
Mohon Ya Rabb
Panggil kembali mahluk corona ke tubuh tubuh hewan seperti sebelumnya.
Cukupkan tugas mereka untuk mengingatkan kami semua.
Ya Allah,
Berilah obat untuk wabah ini.
Dan Berilah tobat bagi kami..
Pertemukan kami dengan ramadhan penuh berkah,
Tanpa Corona antara Kita.
Aamiin yaa Rabbal Alaamiin...๐ฐ๐ญ
#muhasabahdiri
#Saatnya_menguatkan_iman_dan_imun
Minggu, 27 Oktober 2019
Sesuaikan AktifitasMu dengan Waktu Shalat
Di Bulan-bulan ini jadwal waktu shalat semakin maju, hingga paling maju nanti di bulan Nopember.
Untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya, paling awal di bulan Nopember waktu Subuh jam 4.05. Setelah itu, di Bulan Desember mulai mundur lagi.
Agar tidak semakin berat bangun untuk Shalat Subuh karena waktunya semakin maju, maka jadikan patokan waktu tidur kita adalah waktu subuhnya. Misalnya berapa jam sebelum waktu subuh (sesuai kebutuhan tidur masing2).
Dan idealnya waktu bangunnya jangan mepet waktu subuh. Karena boleh jadi bangunnya sih mudah, tapi proses loading atau mengumpulkan niatnya yang lama ๐. Maka usahakan ada jarak antara waktu bangun dan waktu Subuh. Misalnya minimal setengah atau seperempat jam sebelum subuh. Syukur2 masih sempat shalat malam.
Jika patokan jam tidurnya adalah jam saja apalagi acara televisi, maka semakin maju waktu subuhnya menjadikan semakin berat bangunnya.
Demikian juga dalam mengagendakan aktifitas2 yang lain di waktu pagi, siang, sore, atau malam, idealnya bagi seorang muslim patokannya adalah jam shalat. Bahkan untuk rencana aktifitas sekian bulan ke depan pun sudah bisa kita atur waktunya dari sekarang, karena jadwal shalatnya sudah jelas ritmenya sepanjang tahun.
Tanpa perlu banyak bicara, kesungguhan dan perhatian kita terhadap waktu shalat menunjukkan seberapa penting shalat itu bagi kita.
Ust Arham Ahmad
##oaseiman
## nasihat harian
Kamis, 13 Juni 2019
RAMUAN KHUSUS LELAKI
1. Sudah tahukah
KAUM LELAKI bahwa Rasulullah tidak pernah meninggalkan sholat berjamaah, sejak
sholat diwajibkan malam Isra' Mi'raj hingga sholat terakhir dalam hidup beliau
?
2. Tahukah KAUM
LELAKI bahwa banyak di antara para ulama yang seumur hidupnya tidak pernah
sholat fardhu sendirian dan selalu berjamaah sampai akhir hayat mereka ?
3. Tahukah KAUM
LELAKI bahwa diantara mereka ada yang rela walaupun harus membayar orang demi
menemani sholat berjamaah ?
4. Tahukah KAUM
LELAKI bahwa ada sebagian ulama yang pernah menangis selama 40 hari karena
merasa rugi yang amat mendalam sebab tertinggal 1 (satu) sholat fardhu
berjamaah saja ?
5.
Tahukah KAUM LELAKI bahwa bila anda solat berjamaah maka sholat anda dapat
dipastikan diterima oleh ุงَُّููู ?
6. Tahukah KAUM
LELAKI bahwa khusus utk sholat isya' dan subuh berjamaah berpahala seperti
sholat setengah malam dan semalam suntuk ?
7.
Tahukah KAUM LELAKI bahwa orang yang sholat subuh berjamaah, maka di hari itu
kehidupannya dibawah perlindungan ุงَُّููู !! Artinya, bila
ada orang yang mengusiknya maka dia berurusan langsung dengan ุงَُّููู ?
8. Tahukah KAUM
LELAKI bahwa karena begitu beratnya hukum solat berjamaah sehingga dalam
Madzhab Hanafi difatwa-kan bahwa hukum sholat berjamaah adalah wajib ?
9. Tahukah KAUM
LELAKI bahwa dalam madzhab kita asysyafi'i sholat berjamaah hukumnya fardhu
kifayah sehingga bila dalam sebuah perkampungan penduduknya tidak ada yang
sholat berjamaah, maka sekampung itu berdosa semua karena meninggalkan
berjamaah, jd berdosa-nya bukan karena meninggalkan sholat?
10. Tahukah KAUM
LELAKI bahwa syaitan akan berleluasa berkuasa di sebuah perkampungan, bila
penghuninya tidak ada yang solat berjamaah?
11. Tahukah KAUM
LELAKI bahwa dalam suatu hadits, Rasulullah SAW sempat mengancam bahkan
Rasulullah SAW mengancam kepada orang yang meninggalkan sholat berjamaah hingga
berkeinginan membakar rumah mereka!
12. Tahukah KAUM
LELAKI bahwa sahabat Ibnu Mas'ud RA, pernah mengatakan "kami saksikan saat
Nabi Muhammad SAW masih hidup tidak seorangpun, ada yang meninggalkan solat berjamaah kecuali hanya
orang-2 munafik tulen!"
13. Semoga mendapat hidayah bersama. Yok kita
utamakan shalat berjama'ah walau sesibuk apapun... Itu Baru Laki2
Rabu, 29 Mei 2019
Kisah Pemuda, Setan Dan Shalat Shubuh
Seorang lelaki bangun pagi-pagi buta utk sholat subuh di masjid. Dia berpakaian, berwudhu dan berjalan menuju masjid. Ditengah jalan menuju masjid, lelaki tersebut jatuh dan pakaiannya kotor. Dia bangkit, membersihkan bajunya, dan pulang kembali ke rumah. Di rumah,dia berganti baju, berwudhu, dan lagi berjalan menuju masjid. Dalam perjalanan kembali ke masjid, dia jatuh lagi di tempat yg sama! Dia sekali lagi bangkit, membersihkan dirinya dan kembali ke rumah.
Di rumah, dia sekali lagi berganti baju, berwudhu dan berjalan menuju masjid. Di tengah jalan menuju masjid, dia bertemu seorang lelaki yg memegang lampu. Dia menanyakan identiti lelaki tersebut, dan lelaki itu menjawab "Saya melihat anda jatuh 2 kali di perjalanan menuju masjid, jadi saya bawakan lampu untuk menerangi jalan anda". Lelaki pertama mengucapkan terima kasih dan mereka berdua berjalan ke masjid. Saat sampai di masjid, lelaki pertama bertanya kepada lelaki yang membawa lampu untuk masuk dan sholat subuh bersamanya. Lelaki kedua menolak. Lelaki pertama mengajak lagi hingga berkali2 dan lagi jawabannya sama. Lelaki pertama bertanya, kenapa menolak untuk masuk dan sholat. Lelaki kedua menjawab : "Aku adalah Setan". Lelaki itu terkejut dengan jawaban lelaki kedua.
Setan kemudian menjelaskan, "Saya melihat kamu berjalan ke masjid dan sayalah yg membuat kamu terjatuh. Ketika kamu pulang ke rumah, membersihkan badan dan kembali ke masjid, ALLAH memaafkan semua dosa-dosa mu. Saya membuat mu jatuh kedua kalinya, dan bahkan itu pun tidak membuat mu merubah pikiran untuk tinggal di rumah saja, kamu tetap memutuskan kembali masjid. Karena hal itu, ALLAH memaafkan dosa-dosa seluruh anggota keluarga mu. Saya KHAWATIR jika saya membuat mu jatuh untuk ketiga kalinya, jangan-jangan ALLAH akan memaafkan dosa-dosa seluruh penduduk desa mu, jadi saya harus memastikan bahwa anda sampai di masjid dgn selamat".

Jadi, jangan pernah biarkan Setan mendapatkan keuntungan dari setiap aksinya. Jangan melepaskan sebuah niat baik yang hendak kamu lakukan karena kamu tidak pernah tahu ganjaran yg akan kamu dapat, dari segala kesulitan yg kamu temui dalam usaha mu untuk melaksanakan niat baik tersebut.
Kamis, 17 Januari 2019
25 Alasan kenapa HARUS Shalat Berjama'ah di Masjid
01. Menghapus dosa dan
menaikkan derajat
02. Didoakan malaikat
03. Mendapat cahaya
sempurna di hari
qiyamat
04. Diampuni dosa2nya spt
bayi yg baru lahir
05. Malaikat berebut utk
mencatat
06. Allah menjaga
kekhusyuan hati kita
07. Disaksikan sbg orang
iman oleh Allah
08. Mati dalam keadaan
muslim yg fitrah
09. Mendapat naungan
Allah di hari qiyamat
10. Allah bergembira dgn
hamba yg shalat
berjama'ah di masjid
11. Shaf awal di masjid itu
shaf para malaikat
12. Shalat subuh
berjama'ah pahalanya
spt shalat semalam
13. Shalat isya berjama'ah
pahalanya spt shalat
separuh malam
14. Berjalan diwaktu subuh
menuju masjid berada
dalam rahmat Allah
15. Mendapat pahala
seperti pahalanya haji
dan umroh
16. Pahala mengikuti
sunnah nabi
17. Dijauhkan dari sifat
munafiq
18. Semakin jauh langkah
semakin besar pahala
19. Dijamin hidup bahagia
20. Dijamin khusnul
khatimah
21. Dijamin dpt kavling di
surga oleh Allah
22. Bagi yg tertinggal
rokaat bhkn ktk dtg
sholat sdh bubar, dia
tetap mndapat pahala
sholat berjama'ah
diampuni dosa2nya
meski dia sendiri
23. Pahala shaf pertama
sangat besar
24. Bila ucapan Aamin pas
dgn ucapan malaikat yg
ikut shalat maka
dosanya diampuni
25. Duduk menunggu
imam, dicatat oleh malaikat sbg org yg shalat
Jadi apakah kita kaum Pria masih malas utk ke masjid
dgn bgtu besar keutamaannya ?
Apakah shalat berjama'ah di rumah bersama keluarga memiliki keutamaan spt diatas ?
TENTU TIDAK.
Mari kita makmurkan masjid * untuk shalat 5 waktu berjamaah*.
Jumat, 27 Juli 2018
Surat Cinta Tentang Shalat
Bila engkau anggap shalat itu hanya sebagai penggugur kewajiban, maka kau akan terburu-buru mengerjakannya.
Bila engkau anggap shalat hanya sebagai sebuah kewajiban, maka kau tak akan menikmati hadirnya Allah saat kau mengerjakannya.
Anggaplah shalat itu pertemuan yang kau nanti dengan Tuhanmu.
Anggaplah shalat itu sebagai cara terbaik kau bercerita dengan Allah SWT.
Anggaplah shalat itu sebagai kondisi terbaik untuk kau berkeluh kesah dengan Allah SWT.
Anggaplah shalat itu sebagai seriusnya kamu dalam bermimpi.
Bayangkan ketika "adzan berkumandang," tangan Allah melambai kepadamu untuk mengajak kau lebih dekat denganNya
Bayangkan ketika kau "takbir," Allah melihatmu, Allah tersenyum untukmu dan Allah bangga terhadapmu.
Bayangkanlah ketika "rukuk," Allah menopang badanmu hingga kau tak terjatuh, hingga kau merasakan damai dalam sentuhan-Nya.
Bayangkan ketika "sujud," Allah mengelus kepalamu. Lalu Dia berbisik lembut di kedua telingamu: Aku mencintaimu wahai hambaKu."
Bayangkan ketika kau "duduk di antara dua sujud," Allah berdiri gagah di depanmu, lalu mengatakan:
"Aku tak akan diam apabila ada yang mengusikmu."
Bayangkan ketika kau memberi "salam," Allah menjawabnya, lalu kau seperti manusia berhati bersih setelah itu.
Subhanallah sungguh nikmat shalat yang kita lakukan. Tidak akan sia-sia yang menyebarkannya, tidak akan rugi orang yang membacanya.
Beruntunglah orang-orang yang mengamalkannya.
Barakallahu fiikum, Wassalamualaikum
Maafkanlah aku ya Allah yg tak pernah memperhatikan kesempurnaan sholatku
Kamis, 25 Januari 2018
KHATIB dan IMAM SHALAT JUMAT tgl. 26 Januari 2018 atau 10 Jumadil Awwal 1439 H Jam : 12.08 WIB
Assalamu'alaikum Warohmatulloohi Wabarokaatuh..
KHATIB dan IMAM SHALAT JUMAT tgl. 26 Januari 2018 atau 10 Jumadil Awwal 1439 H
Jam : 12.08 WIB
Ust. Yudi Abu Yahya, Lc
Masjid Babussalam
Jl. Bunga Rampai 5 Blok 22
RT. 16 RW. 09, Malaka Jaya
Duren Sawit, Jakarta Timur 13460
Telp. 021-8622557, 081211508997
"Hai orang-orang yang beriman, apabila diserukan untuk menunaikan Shalat Jumat, maka bersegeralah Kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual-beli" (Al Jumu'ah ayat 9)
Wassalamu'alaikum Warohmatulloohi Wabarokaatuh.
#MasjidBabussalam #BungaRampai #MalakaJaya #DurenSawit #JumatBarokah #ShalatJumat #yaysanbabussalammalakajaya #khatibdanimamshalatjumat
Kamis, 26 Oktober 2017
ANCAMAN BAGI YANG MENINGGALKAN SHALAT BERJAMAAH
Assalamu'alaikum wr wb
MENGINGATKAN KEMBALI ANCAMAN BAGI YANG MENINGGALKAN SHALAT BERJAMAAH
Allah SWT berfirman:
ุฎَุงุดِุนَุฉً ุงَุจْุตَุงุฑُُูู ْ ุชَุฑَُُْูููู ْ ุฐَِّูุฉٌ ؕ ََููุฏْ َูุงُْููุง ُูุฏْุนََْูู ุงَِูู ุงูุณُّุฌُْูุฏِ َُููู ْ ุณِٰูู َُْูู
"pandangan mereka tertunduk ke bawah, diliputi kehinaan. Dan sungguh, dahulu (di dunia) mereka telah diseru untuk bersujud waktu mereka sehat (tetapi mereka tidak melakukan)."
(QS. Al-Qalam: Ayat 43)
Dari Ibnu Abbas RA, berkata, Rasulullah SAW bersabda,
" Barang siapa mendengar adzan, dan ia tidak memenuhuinya tanpa ada udzur, maka tidak akan ditrima shalat yang dilakukannya." Para Sahabat
RA bertanya, "Apakah udzurnya?" Rasulullah SAW menjawab , "KETAKUTAN ATAU SAKIT".
(HR. Abu Dawud, Ibnu Majah)
Dari Muadz bin Anas RA,dari Rasulullah SAW, sesungguhnya beliau bersabda, " kebatilan terbesar, kekufuran, dan kemunafikan adalah orang yang mendengar pangilan muadzin(adzan) untuk mendirikan shalat namun dia tidak memenuhinya"
(HR. Ahmad dan Thabrani)
Dari Abu Darda RA berkata, saya mendengar Rasulullah SAW bersabda, " Tidak ada tiga orang yang tinggal di sebuah desa atau di padang sahara dan mereka tidak mendirikan shalat berjama'ah, kecuali syaitan telah menguasai mereka. Maka hendaklah kalian berjama'ah, karena sesungguhnya srigala hanya memangsa kambing yang terpisah dari kelompoknya".
(HR. Abu Dawud, Nasai, Ibnu Khuzaimah,, Ibnu Hibban)
๐ Rasulullah SAW sangat mengasihi dan menyayangi umatnya sehingga beliau tdk tega umatnya tertimpa kesusahan.
Apakah kita sdh mengamalkan sholat berjama'ah 5 waktu
Anda yg tahu sendiri.
Wassalam
Sri aji joyoboyo
MENGINGATKAN KEMBALI ANCAMAN BAGI YANG MENINGGALKAN SHALAT BERJAMAAH
Allah SWT berfirman:
ุฎَุงุดِุนَุฉً ุงَุจْุตَุงุฑُُูู ْ ุชَุฑَُُْูููู ْ ุฐَِّูุฉٌ ؕ ََููุฏْ َูุงُْููุง ُูุฏْุนََْูู ุงَِูู ุงูุณُّุฌُْูุฏِ َُููู ْ ุณِٰูู َُْูู
"pandangan mereka tertunduk ke bawah, diliputi kehinaan. Dan sungguh, dahulu (di dunia) mereka telah diseru untuk bersujud waktu mereka sehat (tetapi mereka tidak melakukan)."
(QS. Al-Qalam: Ayat 43)
Dari Ibnu Abbas RA, berkata, Rasulullah SAW bersabda,
" Barang siapa mendengar adzan, dan ia tidak memenuhuinya tanpa ada udzur, maka tidak akan ditrima shalat yang dilakukannya." Para Sahabat
RA bertanya, "Apakah udzurnya?" Rasulullah SAW menjawab , "KETAKUTAN ATAU SAKIT".
(HR. Abu Dawud, Ibnu Majah)
Dari Muadz bin Anas RA,dari Rasulullah SAW, sesungguhnya beliau bersabda, " kebatilan terbesar, kekufuran, dan kemunafikan adalah orang yang mendengar pangilan muadzin(adzan) untuk mendirikan shalat namun dia tidak memenuhinya"
(HR. Ahmad dan Thabrani)
Dari Abu Darda RA berkata, saya mendengar Rasulullah SAW bersabda, " Tidak ada tiga orang yang tinggal di sebuah desa atau di padang sahara dan mereka tidak mendirikan shalat berjama'ah, kecuali syaitan telah menguasai mereka. Maka hendaklah kalian berjama'ah, karena sesungguhnya srigala hanya memangsa kambing yang terpisah dari kelompoknya".
(HR. Abu Dawud, Nasai, Ibnu Khuzaimah,, Ibnu Hibban)
๐ Rasulullah SAW sangat mengasihi dan menyayangi umatnya sehingga beliau tdk tega umatnya tertimpa kesusahan.
Apakah kita sdh mengamalkan sholat berjama'ah 5 waktu
Anda yg tahu sendiri.
Wassalam
Sri aji joyoboyo
Rabu, 23 Agustus 2017
๐Kenapa Manusia Takut Mati๐
Assalamualaikum Wr Wb.
๐Kenapa Manusia Takut Mati๐
๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐
DATANG seorang lelaki kepada sahabat Nabi yang bernama Abu Dzar Al-ghifari. Ia pun bertanya, Wahai Abu Dzar, kenapa kami takut mati?
Abu Dzar menjawab, Karena kalian memakmurkan (bangunan) di dunia dan meruntuhkan (bangunan) kalian di akhirat. Bagaimana kalian akan senang untuk berpindah dari (bangunan) yang makmur menuju (bangunan) yang runtuh?
Bagaimana pandanganmu tentang pertemuan kita dengan Allah? tanya lelaki itu. Adapun seorang yang berbuat baik maka ia seperti orang hilang yang kembali kepada keluarganya. Sementara orang yang berbuat buruk maka ia seperti budak yang kabur kemudian dikembalikan kepada majikannya. jawabnya.
Lelaki ini kembali bertanya, Lalu bagaimana pendapatmu tentang nasib kita di sisi Allah swt?
Abu Dzar ini pun menjawab, Periksalah amal-amal kalian dalam Al-Quran, Allah Berfirman Sesungguhnya orang-orang yang berbakti benar-benar berada dalam (surga yang penuh) kenikmatan, dan sesungguhnya orang-orang yang durhaka benar-benar berada dalam neraka. (QS.Al-Infithar:13-14)
Lalu dimana rahmat Allah? kata lelaki itu.
Abu Dzar pun menjawab dengan satu ayat, Sesungguhnya rahmat Allah sangat dekat kepada orang yang berbuat kebaikan. (QS.Al-Araf:56)
Mari kita koreksi diri masing-masing. Sampai kapan kita akan fokus untuk memakmurkan kehidupan dunia dan melupakan kehidupan di akhirat? Sampai kapan kita akan membangun rumah dengan megah dan melupakan tempat tinggal abadi kita nanti?
Ingat ! Semua manusia akan berpindah. Tak seorang pun yang akan tinggal di kehidupan sementara ini. Dan kita pun sedang menunggu.
Makmurkan rumah di akhirat tapi jangan lupakan kehidupan dunia. Mulailah membangun rumah abadi kita dengan kebaikan dan ibadah. Jadikan rumah kita disana lebih makmur dari bangunan-bangunan dunia.
Dan carilah (pahala) negeri akhirat dengan apa yang telah Dianugerahkan Allah kepadamu, tetapi janganlah kamu lupakan bagianmu di dunia. (Al-Qashas:77)
Sehingga kita tak lagi takut dengan kematian tapi malah merindukan perjumpaan dengan Allah swt. Seperti orang hilang yang rindu berjumpa kembali dengan keluarganya.
Semoga kita termasuk orang-orang yang tersenyum di Hari Perhitungan kelak.
๐Kenapa Manusia Takut Mati๐
๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐
DATANG seorang lelaki kepada sahabat Nabi yang bernama Abu Dzar Al-ghifari. Ia pun bertanya, Wahai Abu Dzar, kenapa kami takut mati?
Abu Dzar menjawab, Karena kalian memakmurkan (bangunan) di dunia dan meruntuhkan (bangunan) kalian di akhirat. Bagaimana kalian akan senang untuk berpindah dari (bangunan) yang makmur menuju (bangunan) yang runtuh?
Bagaimana pandanganmu tentang pertemuan kita dengan Allah? tanya lelaki itu. Adapun seorang yang berbuat baik maka ia seperti orang hilang yang kembali kepada keluarganya. Sementara orang yang berbuat buruk maka ia seperti budak yang kabur kemudian dikembalikan kepada majikannya. jawabnya.
Lelaki ini kembali bertanya, Lalu bagaimana pendapatmu tentang nasib kita di sisi Allah swt?
Abu Dzar ini pun menjawab, Periksalah amal-amal kalian dalam Al-Quran, Allah Berfirman Sesungguhnya orang-orang yang berbakti benar-benar berada dalam (surga yang penuh) kenikmatan, dan sesungguhnya orang-orang yang durhaka benar-benar berada dalam neraka. (QS.Al-Infithar:13-14)
Lalu dimana rahmat Allah? kata lelaki itu.
Abu Dzar pun menjawab dengan satu ayat, Sesungguhnya rahmat Allah sangat dekat kepada orang yang berbuat kebaikan. (QS.Al-Araf:56)
Mari kita koreksi diri masing-masing. Sampai kapan kita akan fokus untuk memakmurkan kehidupan dunia dan melupakan kehidupan di akhirat? Sampai kapan kita akan membangun rumah dengan megah dan melupakan tempat tinggal abadi kita nanti?
Ingat ! Semua manusia akan berpindah. Tak seorang pun yang akan tinggal di kehidupan sementara ini. Dan kita pun sedang menunggu.
Makmurkan rumah di akhirat tapi jangan lupakan kehidupan dunia. Mulailah membangun rumah abadi kita dengan kebaikan dan ibadah. Jadikan rumah kita disana lebih makmur dari bangunan-bangunan dunia.
Dan carilah (pahala) negeri akhirat dengan apa yang telah Dianugerahkan Allah kepadamu, tetapi janganlah kamu lupakan bagianmu di dunia. (Al-Qashas:77)
Sehingga kita tak lagi takut dengan kematian tapi malah merindukan perjumpaan dengan Allah swt. Seperti orang hilang yang rindu berjumpa kembali dengan keluarganya.
Semoga kita termasuk orang-orang yang tersenyum di Hari Perhitungan kelak.
Rabu, 12 April 2017
Sholat Subuh Berjamaah dan Kajian Islam bersama Ust. Rachmat Illahi, LC, S.Pdi "Tanda-tanda Hidayah telah Sampai Kepada Kita"
sholat Subuh Berjamaah dan Kajian Islam bersama Ust. Rachmat Illahi, LC, S.Pdi "Tanda-tanda Hidayah telah Sampai Kepada Kita" di Majid Babussalam, Jl. Bunga Rampai V Blok 22 RT.016 RW.09, Malaka Jaya, Duren Sawit, Jaktim 13460 hari Ahad, 16 April 2017/
Langganan:
Postingan (Atom)







