Tampilkan postingan dengan label Shalat Berjamaah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Shalat Berjamaah. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 09 Mei 2020

KETIKA ALLAH SWT TAK MAU MENERIMA KITA DI RUMAHNYA. TANYA KENAPA.


Allah SWT menurunkan mahluk-Nya yang tak dapat dilihat mata karena terlalu kecil;
bernama CORONA di awal November,
di sebuah negeri yang tak mengenalNya : Wuhan.

Kini si mahluk kecil itu memporak porandakan segala sendi kehidupan 2/3 dunia. 
Ekonomi global mengalami anomali yang sulit dinalar.

Ketakutan dimana mana. 
Kematian cukup banyak hanya dalam waktu singkat saja.

Saat umroh dilarang oleh otoritas Saudia,
.. kita masih tidak terlalu risau karena hanya orang mampu dan terpanggil yang bisa melakukannya. 

Kita masih bisa berapologi : 
" ...Ah umroh kan gak wajib. Lagian rumah Allah kan bukan cuma di Mekkah Madinah.. masih ada Masjid².. Gak masalah Umroh ditutup..."

Pada detik itu,
Hanya berfikir : Allah menutup pintu rumah besarNya hanya untuk kaum - kaum jauh. 
Allah hanya memberikan kesempatan pada penduduk sekitar dan para pelayan sejati yang diperbolehkan bertawaf di baitul atiqNya...

Namun tadi malam,
.. Majelis Ulama Indonesia MUI mengeluarkan fatwa pelarangan Sholat Jumat, Taraweh Ramadhan dan pelaksanaan Sholat Iedul fitri untuk daerah terdampak corona yg ditetapkan pemerintah. 
Dan bisa jadi meluas dari yang sekarang.
Bahkan Mudikpun akan dilarang..

Bertanya dalam renung.
Apakah Engkau marah Rabb-ku ?
Ketika sebelum ini :
Masjid² Megah namun Sepi..
Musholla² Bertebaran namun Berdebu...
Taraweh Ramai namun hanya di Awal Ramadhan..
Lebaran katanya Mudik, namun tetap hanya notifikasi WA-lah yang saling Bermaafan...

Ya Rabb..

Saat tak dibebaskan lagi bagi kami bersujud di rumahMu yang suci,
Saat terbatasi bagi kami berjamaah dengan para jamaah saudara seiman kami,
Baru kami Paham : 
Arti Kehilangan..

Betapa mulai sunyi pengeras suara masjid disekitaran kami dari celoteh kanak² dan pujian²..

Betapa sepi jalanan depan rumah kami dari ramainya TPA dan ibu² yang hendak pengajian...

Betapa terasa saat semua hal yang selama ini kami abaikan itu, telah selanjutnya jadi pelarangan..

Nikmat yang Dicabut itu,
Barulah menggerogoti Relung Kedamaian..

Ya Allah,
Pesan Cinta apa yang ingin Kau sampaikan?

Atau memang sudah tak sudi lagi,
Engkau melihat wajah kami, mendengar keluh kesah kami, menatap tangis kami dan meraba senyum bahagia kami di Rumah²Mu ?

Ya Rabb sekarang kami bisa merasakan bagaimana perasaan saudara kami di Uiyghur, Myanmar, Suriah dan Palestina yang harus berjuang untuk bisa berada di masjid²Mu. 

Sementara kami,
Malah sering dan seringkali malas menuju masjid yg hanya beberapa langkah dengan aman dan nyaman.. 

Ya Rabb kini kami sadar arti silahturahmi yang dulu kami anggap hanya basa basi. 
Sekarang kami tak bisa dalam kerumunan dan forum dakwah yang mendatangkan banyak orang lagi..

Corona..
Mahluk Kecil Tak Nampak oleh Mata..
Namun mampu merusak Tatanan Ketenangan dunia..

Ya Rabb jangan kau buat ramadhan kami nanti akan terasa sepi hambar. 
Membayangkan tak ada sholat taraweh berjamaah, tadarrus ramai ramai, dan membangunkan sahur sambil berkeliling kampung. 
Apalagi membayangkan : Tak ada lagi mudik berdesakan...

Jangan ya Rabb...
jangan ya Rabb...
Jangan Kau cabut Nikmat yang berpuluh tahun kami nikmati namun telah kami abaikan..

Apa Engkau Menyentil kami?
Ketika ada kesempatan,
Kami malah cukup mengumbar WA KoPas-an untuk bermaafan?

Apa Engkau MengKapoki kami?
Ketika takziah yang 1 kota saja,
Kami hanya titip kalimat Innalillah melalui Grup Rekan dan Teman?

Jangan Kau cabut Nikmat ini ya Rabb..
Karena kini,
kami akhirnya benar² hanya bisa bertemu dalam tegur WA atau Kalimat Telpon dan Pesan..

Engkau menuruti kami Ya Rabb..
Menuruti pengabaian kami..
Yang kami ciptakan sendiri..

Maafkan kami Rabbi..
Maafkan kami..

Masihkah ada kesempatan lagi?
Bukankah Maha PengasihMu,
Melebihi MurkaMu pada kami ?

Ya Rabb..
Hidupnya Mahluk Corona adalah semata mata atas KehendakMu.
Engkau yang Menghidupkan segalanya..
Engkaupun yang Mematikan segalanya..

Mohon Ya Rabb
Panggil kembali mahluk corona ke tubuh tubuh hewan seperti sebelumnya. 
Cukupkan tugas mereka untuk mengingatkan kami semua. 

Ya Allah,
Berilah obat untuk wabah ini.
Dan Berilah tobat bagi kami..

Pertemukan kami dengan ramadhan penuh berkah,
Tanpa Corona antara Kita. 

Aamiin yaa Rabbal Alaamiin...๐Ÿ˜ฐ๐Ÿ˜ญ

#muhasabahdiri
#Saatnya_menguatkan_iman_dan_imun

Minggu, 27 Oktober 2019

Sesuaikan AktifitasMu dengan Waktu Shalat


Di Bulan-bulan ini jadwal waktu shalat semakin maju, hingga paling maju nanti di bulan Nopember.

 Untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya, paling awal di bulan Nopember waktu Subuh jam 4.05. Setelah itu, di Bulan Desember mulai mundur lagi. 

Agar tidak semakin berat bangun untuk Shalat Subuh karena waktunya semakin maju, maka jadikan patokan waktu tidur kita  adalah waktu subuhnya. Misalnya berapa jam sebelum waktu subuh (sesuai kebutuhan tidur masing2). 

Dan idealnya waktu bangunnya jangan mepet waktu subuh. Karena boleh jadi bangunnya sih mudah, tapi proses loading atau mengumpulkan niatnya yang lama ๐Ÿ˜Š. Maka usahakan ada jarak antara waktu bangun dan waktu Subuh. Misalnya minimal setengah atau seperempat jam sebelum subuh. Syukur2 masih sempat shalat malam.

Jika patokan jam tidurnya adalah jam saja apalagi acara televisi, maka semakin maju waktu subuhnya menjadikan semakin berat bangunnya. 

Demikian juga dalam mengagendakan aktifitas2 yang lain di waktu pagi, siang, sore, atau malam, idealnya bagi seorang muslim patokannya adalah jam shalat. Bahkan untuk rencana aktifitas sekian bulan ke depan pun sudah bisa kita atur waktunya dari sekarang, karena jadwal shalatnya sudah jelas ritmenya sepanjang tahun.

Tanpa perlu banyak bicara, kesungguhan dan perhatian kita terhadap waktu shalat menunjukkan seberapa penting shalat itu bagi kita.

Ust Arham Ahmad
##oaseiman
## nasihat harian

Kamis, 13 Juni 2019

RAMUAN KHUSUS LELAKI





1. Sudah tahukah KAUM LELAKI bahwa Rasulullah tidak pernah meninggalkan sholat berjamaah, sejak sholat diwajibkan malam Isra' Mi'raj hingga sholat terakhir dalam hidup beliau ?

2. Tahukah KAUM LELAKI bahwa banyak di antara para ulama yang seumur hidupnya tidak pernah sholat fardhu sendirian dan selalu berjamaah sampai akhir hayat mereka ?

3. Tahukah KAUM LELAKI bahwa diantara mereka ada yang rela walaupun harus membayar orang demi menemani sholat berjamaah ?

4. Tahukah KAUM LELAKI bahwa ada sebagian ulama yang pernah menangis selama 40 hari karena merasa rugi yang amat mendalam sebab tertinggal 1 (satu) sholat fardhu berjamaah saja ?

5. Tahukah KAUM LELAKI bahwa bila anda solat berjamaah maka sholat anda dapat dipastikan diterima oleh ​ุงَู„ู„ّู‡ُ ?

6. Tahukah KAUM LELAKI bahwa khusus utk sholat isya' dan subuh berjamaah berpahala seperti sholat setengah malam dan semalam suntuk ?

7. Tahukah KAUM LELAKI bahwa orang yang sholat subuh berjamaah, maka di hari itu kehidupannya dibawah perlindungan ​ุงَู„ู„ّู‡ُ !! Artinya, bila ada orang yang mengusiknya maka dia berurusan langsung dengan ​ุงَู„ู„ّู‡ُ ?

8. Tahukah KAUM LELAKI bahwa karena begitu beratnya hukum solat berjamaah sehingga dalam Madzhab Hanafi difatwa-kan bahwa hukum sholat berjamaah adalah wajib ?

9. Tahukah KAUM LELAKI bahwa dalam madzhab kita asysyafi'i sholat berjamaah hukumnya fardhu kifayah sehingga bila dalam sebuah perkampungan penduduknya tidak ada yang sholat berjamaah, maka sekampung itu berdosa semua karena meninggalkan berjamaah, jd berdosa-nya bukan karena meninggalkan sholat?

10. Tahukah KAUM LELAKI bahwa syaitan akan berleluasa berkuasa di sebuah perkampungan, bila penghuninya tidak ada yang solat berjamaah?

11. Tahukah KAUM LELAKI bahwa dalam suatu hadits, Rasulullah SAW sempat mengancam bahkan Rasulullah SAW mengancam kepada orang yang meninggalkan sholat berjamaah hingga berkeinginan membakar rumah mereka!

12. Tahukah KAUM LELAKI bahwa sahabat Ibnu Mas'ud RA, pernah mengatakan "kami saksikan saat Nabi Muhammad SAW masih hidup tidak seorangpun, ada yang  meninggalkan solat berjamaah kecuali hanya orang-2 munafik tulen!"

13.  Semoga mendapat hidayah bersama. Yok kita utamakan shalat berjama'ah walau sesibuk apapun... Itu Baru Laki2

Rabu, 29 Mei 2019

Kisah Pemuda, Setan Dan Shalat Shubuh

Seorang lelaki bangun pagi-pagi buta utk sholat subuh di masjid. Dia berpakaian, berwudhu dan berjalan menuju masjid. Ditengah jalan menuju masjid, lelaki tersebut jatuh dan pakaiannya kotor. Dia bangkit, membersihkan bajunya, dan pulang kembali ke rumah. Di rumah,dia berganti baju, berwudhu, dan lagi berjalan menuju masjid. Dalam perjalanan kembali ke masjid, dia jatuh lagi di tempat yg sama! Dia sekali lagi bangkit, membersihkan dirinya dan kembali ke rumah.

Di rumah, dia sekali lagi berganti baju, berwudhu dan berjalan menuju masjid. Di tengah jalan menuju masjid, dia bertemu seorang lelaki yg memegang lampu. Dia menanyakan identiti lelaki tersebut, dan lelaki itu menjawab "Saya melihat anda jatuh 2 kali di perjalanan menuju masjid, jadi saya bawakan lampu untuk menerangi jalan anda". Lelaki pertama mengucapkan terima kasih dan mereka berdua berjalan ke masjid. Saat sampai di masjid, lelaki pertama bertanya kepada lelaki yang membawa lampu untuk masuk dan sholat subuh bersamanya. Lelaki kedua menolak. Lelaki pertama mengajak lagi hingga berkali2 dan lagi jawabannya sama. Lelaki pertama bertanya, kenapa menolak untuk masuk dan sholat. Lelaki kedua menjawab : "Aku adalah Setan". Lelaki itu terkejut dengan jawaban lelaki kedua.

Setan kemudian menjelaskan, "Saya melihat kamu berjalan ke masjid dan sayalah yg membuat kamu terjatuh. Ketika kamu pulang ke rumah, membersihkan badan dan kembali ke masjid, ALLAH memaafkan semua dosa-dosa mu. Saya membuat mu jatuh kedua kalinya, dan bahkan itu pun tidak membuat mu merubah pikiran untuk tinggal di rumah saja, kamu tetap memutuskan kembali masjid. Karena hal itu, ALLAH memaafkan dosa-dosa seluruh anggota keluarga mu. Saya KHAWATIR jika saya membuat mu jatuh untuk ketiga kalinya, jangan-jangan ALLAH akan memaafkan dosa-dosa seluruh penduduk desa mu, jadi saya harus memastikan bahwa anda sampai di masjid dgn selamat".


Jadi, jangan pernah biarkan Setan mendapatkan keuntungan dari setiap aksinya. Jangan melepaskan sebuah niat baik yang hendak kamu lakukan karena kamu tidak pernah tahu ganjaran yg akan kamu dapat, dari segala kesulitan yg kamu temui dalam usaha mu untuk melaksanakan niat baik tersebut.

Kamis, 17 Januari 2019

25 Alasan kenapa HARUS Shalat Berjama'ah di Masjid


01.  Menghapus dosa dan
       menaikkan derajat

02. Didoakan malaikat

03. Mendapat cahaya
      sempurna di hari
      qiyamat

04. Diampuni dosa2nya spt
       bayi yg baru lahir

05. Malaikat berebut utk
       mencatat

06. Allah menjaga
       kekhusyuan hati kita

07. Disaksikan sbg orang
       iman oleh Allah

08. Mati dalam keadaan
       muslim yg fitrah

09. Mendapat naungan
      Allah di hari qiyamat

10. Allah bergembira dgn
      hamba yg shalat

      berjama'ah di masjid
11. Shaf awal di masjid itu
      shaf para malaikat

12. Shalat subuh
       berjama'ah pahalanya
       spt shalat semalam

13. Shalat isya berjama'ah
       pahalanya spt shalat
       separuh malam

14. Berjalan diwaktu subuh
       menuju masjid berada
       dalam rahmat Allah

15. Mendapat pahala
       seperti pahalanya haji
       dan umroh

16. Pahala mengikuti
      sunnah nabi

17. Dijauhkan dari sifat
       munafiq

18. Semakin jauh langkah
       semakin besar pahala

19. Dijamin hidup bahagia

20. Dijamin khusnul
       khatimah

21. Dijamin dpt kavling di 
       surga oleh Allah

22. Bagi yg tertinggal
       rokaat bhkn ktk dtg
       sholat sdh bubar,  dia
       tetap mndapat pahala
       sholat berjama'ah
       diampuni dosa2nya
       meski dia sendiri 

23. Pahala shaf pertama
       sangat besar 

24. Bila ucapan Aamin pas
      dgn ucapan malaikat yg
      ikut shalat maka
      dosanya diampuni

25. Duduk menunggu
       imam,  dicatat oleh malaikat sbg org yg shalat


Jadi apakah kita kaum Pria masih malas utk ke masjid  

dgn bgtu besar keutamaannya  ?


Apakah shalat berjama'ah di rumah bersama keluarga memiliki keutamaan spt diatas  ?

 TENTU TIDAK.

Mari kita makmurkan masjid * untuk shalat 5 waktu berjamaah*.



Jumat, 27 Juli 2018

Surat Cinta Tentang Shalat


Bila engkau anggap shalat itu hanya sebagai penggugur kewajiban, maka kau akan terburu-buru mengerjakannya.

Bila engkau anggap shalat hanya sebagai sebuah kewajiban, maka kau tak akan menikmati hadirnya Allah saat kau mengerjakannya.

Anggaplah shalat itu pertemuan yang kau nanti dengan Tuhanmu.

Anggaplah shalat itu sebagai cara terbaik kau bercerita dengan Allah SWT.

Anggaplah shalat itu sebagai kondisi terbaik untuk kau berkeluh kesah dengan Allah SWT.

Anggaplah shalat itu sebagai seriusnya kamu dalam bermimpi.

Bayangkan ketika "adzan berkumandang," tangan Allah melambai kepadamu untuk mengajak kau lebih dekat denganNya

Bayangkan ketika kau "takbir," Allah melihatmu, Allah tersenyum untukmu dan Allah bangga terhadapmu.

Bayangkanlah ketika "rukuk," Allah menopang badanmu hingga kau tak terjatuh, hingga kau merasakan damai dalam sentuhan-Nya.

Bayangkan ketika "sujud," Allah mengelus kepalamu. Lalu Dia berbisik lembut di kedua telingamu: Aku mencintaimu wahai hambaKu."

Bayangkan ketika kau "duduk di antara dua sujud," Allah berdiri gagah di depanmu, lalu mengatakan:
"Aku tak akan diam apabila ada yang mengusikmu."

Bayangkan ketika kau memberi "salam," Allah menjawabnya, lalu kau seperti manusia berhati bersih setelah itu.

Subhanallah sungguh nikmat shalat yang kita lakukan. Tidak akan sia-sia yang menyebarkannya, tidak akan rugi orang yang membacanya.

Beruntunglah  orang-orang yang mengamalkannya.

Barakallahu fiikum, Wassalamualaikum

Maafkanlah aku ya Allah  yg tak pernah memperhatikan kesempurnaan sholatku

Kamis, 25 Januari 2018

KHATIB dan IMAM SHALAT JUMAT tgl. 26 Januari 2018 atau 10 Jumadil Awwal 1439 H Jam : 12.08 WIB


Assalamu'alaikum Warohmatulloohi Wabarokaatuh..

KHATIB dan IMAM SHALAT JUMAT tgl.  26 Januari 2018 atau 10 Jumadil Awwal 1439 H
Jam : 12.08 WIB

Ust.  Yudi Abu Yahya,  Lc

Masjid Babussalam
Jl.  Bunga Rampai 5 Blok 22
RT. 16 RW. 09, Malaka Jaya
Duren Sawit,  Jakarta Timur 13460
Telp.  021-8622557, 081211508997

"Hai orang-orang yang beriman,  apabila diserukan untuk menunaikan Shalat Jumat,  maka bersegeralah Kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual-beli" (Al Jumu'ah ayat 9)

Wassalamu'alaikum Warohmatulloohi Wabarokaatuh.


#MasjidBabussalam #BungaRampai #MalakaJaya #DurenSawit  #JumatBarokah #ShalatJumat #yaysanbabussalammalakajaya #khatibdanimamshalatjumat

Kamis, 26 Oktober 2017

ANCAMAN BAGI YANG MENINGGALKAN SHALAT BERJAMAAH

Assalamu'alaikum wr wb
MENGINGATKAN KEMBALI ANCAMAN BAGI YANG MENINGGALKAN SHALAT BERJAMAAH


Allah SWT berfirman:

ุฎَุงุดِุนَุฉً ุงَุจْุตَุงุฑُู‡ُู…ْ ุชَุฑْู‡َู‚ُู‡ُู…ْ ุฐِู„َّุฉٌ     ؕ  ูˆَู‚َุฏْ ูƒَุงู†ُูˆْุง ูŠُุฏْุนَูˆْู†َ ุงِู„َู‰ ุงู„ุณُّุฌُูˆْุฏِ ูˆَู‡ُู…ْ ุณٰู„ِู…ُูˆْู†َ
"pandangan mereka tertunduk ke bawah, diliputi kehinaan. Dan sungguh, dahulu (di dunia) mereka telah diseru untuk bersujud waktu mereka sehat (tetapi mereka tidak melakukan)."
(QS. Al-Qalam: Ayat 43)

Dari Ibnu Abbas RA, berkata, Rasulullah SAW  bersabda, 
" Barang siapa mendengar adzan, dan ia tidak memenuhuinya tanpa ada udzur, maka tidak akan ditrima shalat yang dilakukannya." Para Sahabat 
RA bertanya, "Apakah udzurnya?" Rasulullah SAW menjawab , "KETAKUTAN ATAU SAKIT".
(HR. Abu Dawud, Ibnu Majah)

Dari Muadz bin Anas RA,dari Rasulullah SAW, sesungguhnya beliau bersabda, " kebatilan terbesar, kekufuran, dan kemunafikan adalah orang yang mendengar pangilan muadzin(adzan) untuk mendirikan shalat namun dia tidak memenuhinya"
(HR. Ahmad dan Thabrani)

Dari Abu Darda RA berkata, saya mendengar Rasulullah SAW bersabda, " Tidak ada tiga orang yang tinggal di sebuah desa atau di padang sahara dan mereka tidak mendirikan shalat berjama'ah, kecuali syaitan telah menguasai mereka. Maka hendaklah kalian berjama'ah, karena sesungguhnya srigala hanya memangsa kambing yang terpisah dari kelompoknya".
(HR. Abu Dawud, Nasai, Ibnu Khuzaimah,, Ibnu Hibban)

๐Ÿ‘‰ Rasulullah SAW sangat mengasihi dan menyayangi umatnya sehingga beliau tdk tega umatnya tertimpa kesusahan. 
Apakah kita sdh mengamalkan sholat berjama'ah 5 waktu
Anda yg tahu sendiri.
Wassalam
Sri aji joyoboyo

Rabu, 23 Agustus 2017

๐ŸŒ‹Kenapa Manusia Takut Mati๐ŸŒ‹

Assalamualaikum Wr Wb. 

๐ŸŒ‹Kenapa Manusia Takut Mati๐ŸŒ‹
๐ŸŒ‹๐ŸŒ‹๐ŸŒ‹๐ŸŒ‹๐ŸŒ‹๐ŸŒ‹๐ŸŒ‹๐ŸŒ‹๐ŸŒ‹๐ŸŒ‹๐ŸŒ‹

DATANG seorang lelaki kepada sahabat Nabi yang bernama Abu Dzar Al-ghifari. Ia pun bertanya, Wahai Abu Dzar, kenapa kami takut mati?

Abu Dzar menjawab, Karena kalian memakmurkan (bangunan) di dunia dan meruntuhkan (bangunan) kalian di akhirat. Bagaimana kalian akan senang untuk berpindah dari (bangunan) yang makmur menuju (bangunan) yang runtuh?

Bagaimana pandanganmu tentang pertemuan kita dengan Allah? tanya lelaki itu. Adapun seorang yang berbuat baik maka ia seperti orang hilang yang kembali kepada keluarganya. Sementara orang yang berbuat buruk maka ia seperti budak yang kabur kemudian dikembalikan kepada majikannya. jawabnya.

Lelaki ini kembali bertanya, Lalu bagaimana pendapatmu tentang nasib kita di sisi Allah swt?

Abu Dzar ini pun menjawab, Periksalah amal-amal kalian dalam Al-Quran, Allah Berfirman Sesungguhnya orang-orang yang berbakti benar-benar berada dalam (surga yang penuh) kenikmatan, dan sesungguhnya orang-orang yang durhaka benar-benar berada dalam neraka. (QS.Al-Infithar:13-14)

Lalu dimana rahmat Allah? kata lelaki itu.

Abu Dzar pun menjawab dengan satu ayat, Sesungguhnya rahmat Allah sangat dekat kepada orang yang berbuat kebaikan. (QS.Al-Araf:56)

Mari kita koreksi diri masing-masing. Sampai kapan kita akan fokus untuk memakmurkan kehidupan dunia dan melupakan kehidupan di akhirat? Sampai kapan kita akan membangun rumah dengan megah dan melupakan tempat tinggal abadi kita nanti?

Ingat ! Semua manusia akan berpindah. Tak seorang pun yang akan tinggal di kehidupan sementara ini. Dan kita pun sedang menunggu.

Makmurkan rumah di akhirat tapi jangan lupakan kehidupan dunia. Mulailah membangun rumah abadi kita dengan kebaikan dan ibadah. Jadikan rumah kita disana lebih makmur dari bangunan-bangunan dunia.

Dan carilah (pahala) negeri akhirat dengan apa yang telah Dianugerahkan Allah kepadamu, tetapi janganlah kamu lupakan bagianmu di dunia. (Al-Qashas:77)

Sehingga kita tak lagi takut dengan kematian tapi malah merindukan perjumpaan dengan Allah swt. Seperti  orang hilang yang rindu berjumpa kembali dengan keluarganya.

Semoga kita termasuk orang-orang yang tersenyum di Hari Perhitungan kelak.

Rabu, 12 April 2017

Sholat Subuh Berjamaah dan Kajian Islam bersama Ust. Rachmat Illahi, LC, S.Pdi "Tanda-tanda Hidayah telah Sampai Kepada Kita"

 http://masjidbabussalammalakajaya.blogspot.co.id/2017/04/sholat-subuh-berjamaah-dan-kajian-islam.html

sholat Subuh Berjamaah dan Kajian Islam bersama Ust. Rachmat Illahi, LC, S.Pdi "Tanda-tanda Hidayah telah Sampai Kepada Kita" di Majid Babussalam, Jl. Bunga Rampai V Blok 22 RT.016 RW.09, Malaka Jaya, Duren Sawit, Jaktim 13460  hari Ahad, 16 April  2017/