Kamis, 02 November 2017

KHATIB dan IMAM SHALAT JUMAT tgl 10 Nopember 2017 atau 21 Safar 1439 H

KHATIB dan IMAM SHALAT JUMAT tgl 10 Nopember 2017 atau 21 Safar 1439 H
Jam : 11.38 WIB

Ust.  H. Sutono

Masjid Babussalam
Jl.  Bunga Rampai 5 Blok 22
RT. 16 RW. 09, Malaka Jaya
Duren Sawit,  Jakarta Timur 13460
Telp.  021-8622557

#Masjid Babussalam #Bunga Rampai #MalakaJaya #DurenSawit  #Jumatbarokah #shalatjumat #khatibdanimamshalatjumat

Khutbah Jumat

Shalat Jenazah/Mayat



Kamis, 26 Oktober 2017

AMALAN PENUNDA KEMATIAN ?


Kematian memang di tangan Allah, tetapi mempercepat dan melewatkan kematian adalah hakNya juga.  Ada satu kisah tentang kematian yang ditunda. Bagaimana caranya dan mengapa bisa terjadi ?

Kisah ini benar-benar terjadi pada masa Nabi Ibrahim a.s.  Suatu hari, malaikat kematian mendatangi Nabi Ibrahim, dan bertanya, “Siapa anak muda yang tadi mendatangimu, wahai Ibrahim ?”

“Anak muda yang tadi itu maksudnya ?”, tanya Ibrahim.

“Dia itu sahabat sekaligus muridku.”

“Ada apa dia datang menemuimu ?”

“Dia menyampaikan bahwa dia akan melangsungkan perkawinannya esok pagi.”

“Wahai Ibrahim, sayang sekali, umur anak itu tidak akan sampai esok pagi.”

Selesai berkata seperti itu, malaikat kematian pergi meninggalkan Nabi Ibrahim.  Hampir saja Nabi Ibrahim tergerak untuk memberitahu anak muda tersebut untuk menyegerakan perkawinannya malam ini, dan memberitahu tentang kematiannya besok.  Tapi langkahnya terhenti karena sadar bahwa kematian tetap menjadi rahasia Allah.

Esok paginya, Nabi Ibrahim ternyata melihat dan menyaksikan bahwa anak muda tersebut tetap bisa melangsungkan perkawinannya.

Hari berganti pekan, pekan berganti bulan, bulan berganti tahun, Nabi Ibrahim melihat "anak muda" itu tetap sehat dan segar bugar hingga berusia 70 tahun.  Nabi Ibrahim bertanya kepada Malaikat Izrail, apakah dia berbohong tempo hari sewaktu memberitakan bahwa anak muda itu umurnya tidak akan sampai besok pagi ?  Malaikat kematian menjawab bahwa dirinya memang akan mencabut nyawa anak muda tersebut, tapi Allah menahannya.

“Apa yang membuat Allah menahan tanganmu untuk tidak mencabut nyawa anak muda itu dulu ?”

“Wahai Ibrahim, di malam menjelang perkawinannya, anak muda tersebut menyedekahkan separuh dari kekayaannya. Dan ini yang membuat Allah memutuskan untuk memanjangkan umur anak muda tersebut, hingga engkau masih melihatnya hidup saat ini.”

Kematian memang di tangan Allah. Justru itu, mempercepat dan melewatkan kematian adalah hak Allah.  Dan Allah memberitahu Rasul-Nya, Muhammad, bahwa sedekah itu dapat memanjangkan umur.

Jadi, sesuatu yang dapat menunda kematian itu adalah SEDEKAH.  Maka, tengoklah kanan-kiri dan sekeliling kita.  Bila menemui ada satu-dua kesusahan di depan mata, jangan-jangan kitalah yang perlu pertolongan. 
Karena siapa tahu kesusahan itu diperlihatkan oleh Allah untuk memperpanjang umur kita.   Tinggal, apakah kita bersedia mengulurkan tangan atau tidak.

Saudara-saudaraku sekalian, tidak ada seorang pun yang mengetahui bila ajalnya akan sampai. Dan, tidak seseorangpun mengetahui dalam keadaan apa ajalnya akan tiba.  

Maka mengeluarkan sedekah bukan saja akan memanjang umur,  tapi juga memungkinkan kita meninggal dalam keadaan baik.  

Bukankah sedekah akan mengundang cinta Allah ?  Sedangkan kalau seseorang sudah dicintai Allah, maka tidak ada masalahnya yang tidak diselesaikan, tidak ada keinginannya yang tidak dikabulkan, tidak ada dosanya yang tidak diampuni, dan tidak pula nyawanya dicabut kecuali dalam keadaan Husnul khatimah.

Mudah-mudahan Allah memanjangkan umur, sehingga kita semua berkesempatan untuk mendapat ampunan Allah dan mengubah segala kelakuan kita, sambil mempersiapkan kematian sebentar lagi.

Mari berSedekah dengan hati yang ikhlas.

“Sebarkanlah ajaranku walaupun hanya satu ayat” (Sabda Rasulullah SAW)

Semoga bermanfa'at.....

ANCAMAN BAGI YANG MENINGGALKAN SHALAT BERJAMAAH

Assalamu'alaikum wr wb
MENGINGATKAN KEMBALI ANCAMAN BAGI YANG MENINGGALKAN SHALAT BERJAMAAH


Allah SWT berfirman:

خَاشِعَةً اَبْصَارُهُمْ تَرْهَقُهُمْ ذِلَّةٌ     ؕ  وَقَدْ كَانُوْا يُدْعَوْنَ اِلَى السُّجُوْدِ وَهُمْ سٰلِمُوْنَ
"pandangan mereka tertunduk ke bawah, diliputi kehinaan. Dan sungguh, dahulu (di dunia) mereka telah diseru untuk bersujud waktu mereka sehat (tetapi mereka tidak melakukan)."
(QS. Al-Qalam: Ayat 43)

Dari Ibnu Abbas RA, berkata, Rasulullah SAW  bersabda, 
" Barang siapa mendengar adzan, dan ia tidak memenuhuinya tanpa ada udzur, maka tidak akan ditrima shalat yang dilakukannya." Para Sahabat 
RA bertanya, "Apakah udzurnya?" Rasulullah SAW menjawab , "KETAKUTAN ATAU SAKIT".
(HR. Abu Dawud, Ibnu Majah)

Dari Muadz bin Anas RA,dari Rasulullah SAW, sesungguhnya beliau bersabda, " kebatilan terbesar, kekufuran, dan kemunafikan adalah orang yang mendengar pangilan muadzin(adzan) untuk mendirikan shalat namun dia tidak memenuhinya"
(HR. Ahmad dan Thabrani)

Dari Abu Darda RA berkata, saya mendengar Rasulullah SAW bersabda, " Tidak ada tiga orang yang tinggal di sebuah desa atau di padang sahara dan mereka tidak mendirikan shalat berjama'ah, kecuali syaitan telah menguasai mereka. Maka hendaklah kalian berjama'ah, karena sesungguhnya srigala hanya memangsa kambing yang terpisah dari kelompoknya".
(HR. Abu Dawud, Nasai, Ibnu Khuzaimah,, Ibnu Hibban)

👉 Rasulullah SAW sangat mengasihi dan menyayangi umatnya sehingga beliau tdk tega umatnya tertimpa kesusahan. 
Apakah kita sdh mengamalkan sholat berjama'ah 5 waktu
Anda yg tahu sendiri.
Wassalam
Sri aji joyoboyo

Kamis, 19 Oktober 2017

Kronologis kata AHAD diganti MINGGU


Taukah Kalian ! Sebelum Tahun 1960, tak pernah dijumpai nama hari yg bertuliskan MINGGU selalu tertulis hari AHAD
Begitu juga penanggalan di kalender tempo dulu, masyarakat Indonesia tidak mengenal sebutan Minggu.
Kita semua sepakat bahwa kalender atau penanggalan di Indonesia telah terbiasa dan terbudaya utk menyebut hari AHAD di dalam setiap pekan (7 hari) dan telah berlaku sejak periode yg cukup lama.
Bahkan telah menjadi ketetapan di dalam Bahasa Indonesia.
Lalu mengapa kini sebutan hari Ahad berubah menjadi hari Minggu?
Kelompok dan kekuatan siapakah yang mengubahnya?
Apa dasarnya ?
Resmikah dan ada kesepakatankah?
Kita ketahui bersama bahwa nama hari yang telah resmi dan kokoh tercantum ke dalam penanggalan Indonesia sejak sebelum zaman penjajahan Belanda dahulu adalah dgn sebutan :
1. Ahad (al-Ahad = hari kesatu)
2. Senin (al-Itsnayn=hari kedua)
3. Selasa (al-Tsalaatsa' = hari ketiga)
4. Rabu (al-Arba'aa = hari keempat)
5. Kamis (al-Khamsatun = hari kelima)
6. Jum'at (al-Jumu'ah = hari keenam = hari berkumpul/berjamaah)
7. Sabtu (as-Sabat=hari ketujuh).
Nama hari tersebut sudah menjadi kebiasaan dan terpola di dalam semua kerajaan di Indonesia.
Semua ini adalah karena jasa positif interaksi budaya secara elegan dan damai serta besarnya pengaruh masuknya agama Islam ke Indonesia yang membawa penanggalan Arab.
Sedangkan kata MINGGU diambil dari bahasa Portugis Domingo (dari bahasa Latin Dies Dominicus yang berarti "Dia Do Senhor", atau HARI TUHAN KITA).
Dalam bahasa Melayu yang lebih awal, kata ini dieja sebagai Dominggu dan baru sekitar akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20, kata ini dieja sebagai Minggu.
 Jadi, kita pasti paham siapa yang dimaksud TUHAN KITA, bagi yg beribadah di hari minggu.
Bagaimana ini bisa terjadi ?
 Ada yang mengatakan dengan dana yang cukup besar dari luar Indonesia, dibuat membiayai monopoli pencetakan kalendar selama bertahun-tahun di Indonesia.
 Percetakan dibayar agar menggantikan kata AHAD diganti dengan MINGGU.
Setelah kalender jadi, lalu dibagikan secara gratis atau dijual obral (sangat murah).
Dampaknya adalah :
 Masyarakat Muslim Kita secara tak sadar, akhirnya kata Ahad telah terganti menjadi Minggu di dalam penanggalan Indonesia.
Pentingkah ?
Jawabannya :
SANGAT PENTING untuk upaya mengembalikan kata Ahad
Bagi umat Islam adalah penting, karena :
🔑 Kata Ahad mengingatkan kepada nama Allah ta'ala yg Maha Ahad sama dengan MahaTunggal/ Maha Satu / Maha Esa
🔑 Allah tidak beranak dan tidak diperanakkan
🔑 Kata Ahad dalam Islam adalah sebagai bagian sifat Allah ta'ala yang penting dan mengandung makna utuh melambangkan ke-Maha-Esa-an Allah ta'ala.
Oleh karena itu :
✅ Mari kita ganti MINGGU menjadi AHAD
✅ Apabila dalam 7 (tujuh) hari biasa disebut SEMINGGU, yang tepat adalah disebut dengan SEPEKAN, dan bukan minggu depan, tapi pekan depan.
Semoga hari ini penuh berkah buat kita dan keluarga. Amin Ya Robbal 'Alamin.
 😊 Mari mulai sekarang kembalikanlah hari AHAD. lupakanlah minggu.

Rabu, 18 Oktober 2017

SEBAIK-BAIK BEKAL ADALAH TAQWA

Allah Subhaanahu wata aa'ala berfirman

وَتَزَوَّدُوا فَإِنَّ خَيْرَ الزَّادِ التَّقْوَىٰ ۚ وَاتَّقُونِ يَا أُولِي الْأَلْبَابِ

Berbekallah, dan sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa dan bertakwalah kepada-Ku hai orang-orang yang berakal.
(Q.S.AlBaqarah 197).

Allah Subhaanahu wata aa'la berfirman

مَنْ كَفَرَ فَعَلَيْهِ كُفْرُهُ ۖ وَمَنْ عَمِلَ صَالِحًا فَلِأَنْفُسِهِمْ يَمْهَدُونَ

Barangsiapa yang kafir maka dia sendirilah yang menanggung (akibat) kekafirannya itu, dan barangsiapa yang beramal saleh maka untuk diri mereka sendirilah mereka menyiapkan (tempat yang menyenangkan)
(Q.S.Ar-Ruum 44).

Didalam Kitab Badai’ul Fawa’id disebutkan bahwa  “Semut selalu mempersiapkan bekal pada musim panas untuk musim hujan yang akan datang. Seekor burung, jika telah mengetahui bahwa istrinya hamil maka dia segera  mencari dan mengumpulkan jerami untuk membangun sarang sebelum istrinya bertelur. 
Lalu apa pendapatmu jika engkau sudah mengetahui tentang kedekatan perpindahanmu dari dunia ke alam kubur. Apakah engkau akan membawa tempat tidurmu tanpa persiapan amal. Na’udzubillah.

Muhasabah

Shobahulkheir 
Assakum thayyibiin wa jamii'in ahlukum inshaaAllah

Selasa, 17 Oktober 2017

'SIAPA BILANG HARTA TIDAK DIBAWA MATI ??'



Haji Usman, pemilik salah satu usaha batik dan olahan texstil terkemuka di Yogyakarta, memang dikenal masyarakat atas kedermawanannya, seakan harta telah begitu tak berharga baginya.
Seakan dunia telah begitu hina dimatanya.
Inilah mungkin sosok nyata orang yg dunia di tangannya dan akhirat di hatinya.
Maka beberapa orang pengusaha muda yg bersemangat mendatangi beliau.
'Ajarkan pada kami Ji, bagaimana caranya agar kami seperti haji Usman.
Bisa bisnis maju sukses, tidak cinta pada harta dan tidak sayang pada kekayaan..hingga seperti haji Usman, bersadaqah terasa ringan'.
'Wah', sahut Haji Usman tertawa, 'Antum salah alamat' !
'Lho ?'
'Lha iya...kalian datang pada orang yg salah.
Lha saya ini SANGAT SAYANG JG MENCINTAI HARTA SAYA.
Saya ini sangat mencintai Aset yg saya miliki '.
'Lho ?'
'Kok lho. Lha sebab saking cinta dan sayangnya saya pada harta, SAMPAI-SAMPAI SAYA TIDAK RELA MENINGGALKAN HARTA SAYA DI DUNIA INI.
AKAN SAYA BAWA MATI DIKUBUR DENGAN HARTA BISNIS SAYA..
Saya itu TIDAK MAU BERPISAH dengan kekayaan saya.
Makanya sementara ini saya titip-titipkan dulu :
TITIP pada Masjid.
TITIP pada anak Yatim.
TITIP pada Fakir miskin.
TITIP pada Madrasah.
TITIP pada Pesantren.
TITIP pada pejuang fii sabilillah.
TITIP pada Guru2 Agama.
TITIP pada Karyawan yg rajin Ibadah.
TITIP pada sodara dan karyawan yg dirawat sakit.

Alhamdulillah ada yg berkenan mau dititipi, saya senang sekali.
Alhamdulillah ada yg sudi diamanati, saya bahagia sekali.
Insya Allah DI AKHIRAT NANTI SAYA BISA AMBIL LAGI, TITIPAN SAYA.
Saya ingin kekayaan saya itu dapat saya nikmati berlipat-lipat dialam kubur dan diakhirat'.
Jadi..! Siapa bilang harta tdk dibawa mati ?
Harta itu dibawa mati !!
Caranya ?
JANGAN BAWA SENDIRI...minta tolong dibawakan oleh anak Yatim, Fakir miskin, orang-orang yg berjuang di jalanNYA dll..dll.
Karena anak dan keluarga sy cuma kasih kain kafan putih saja ketika sy sdh meninggal nanti.
Semoga menjadi renungan kita para sahabat yg soleh dan solehah.

Share jika memang bermanfa'at !

Senin, 16 Oktober 2017

GRATIS.. Al Quran Braille



Teman2.. mungkin ada yg punya info perorangan ataupun Yayasan / komunitas penyandang Tuna Netra yg membutuhkan Al Quran Braile.. ada lumayan banyak dan perlu disalurkan..

 Gratis.. Tidak ada batasan usia..

Bisa menghubungi :

Oky - 08123071200 
Yysan Tabassum emdee 081330403563  
Terimakasih..

*jika berkenan mohon bantu share