Tampilkan postingan dengan label Ajal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ajal. Tampilkan semua postingan

Kamis, 09 November 2017

PERASAAN ORANG YANG SUDAH MATI

Shalat Jenazah
"Orang yang mati awalnya tidak menyadari bahwa dirinya mati. Dia merasa dirinya sedang bermimpi mati. Dia melihat dirinya ditangisi, dimandikan, dikafani, disholati hingga diturunkan ke dalam kubur. Dia merasa dirinya sedang bermimpi saat dirinya ditimbun tanah. Dia berteriak-teriak tapi tidak ada yang mendengar teriakannya.

Beberapa waktu kemudian...

Saat semua sudah pulang meninggalkannya sendirian di bawah tanah. Allah kembalikan ruhnya. Dia membuka mata, dan terbangun dari "mimpi" buruknya. Dia senang dan bersyukur, bahwa ternyata apa yang dia alami hanyalah sebuah mimpi buruk, dan kini dia sudah bangun dari tidurnya.

Kemudian dia meraba badannya yang hanya diselimuti kain sambil bertanya kaget "Kemana bajuku? Kemana celanaku?" Lalu dia meraba sekelilingnya yang berupa tanah "Dimanakah aku?" "Tempat apa ini? Kenapa bau tanah dan lumpur?" Kemudian dia mulai menyadari bahwa dia ada di bawah tanah, dan sebenarnya apa yang dialaminya bukanlah mimpi! Ya, dia sadar bahwa dirinya benar-benar telah mati.

Berteriak lah dia sekeras-kerasnya, memanggil orang-orang terdekatnya yang dianggap bisa menyelamatkannya:
"Ibuuuuu....!!!!"
"Ayaaaaaah...!!!!"
"Kakeeeeek!!!"
"Neneeeek!!"
"Kakaaaaak!!!"
"Sahabaaaaat!!!"

Tidak ada seorang pun yang menjawab nya. Dia yang selama ini lupa pada Allah pun ingat bahwa ALLAH adalah satu-satunya harapan.

Menangis lah dia sambil meminta ampun
"Ya, Allaaaaaaah.... Ya Allaaaaaaah.... Ampuni aku ya Allaaaaaaah....!!!"

Dia berteriak dalam ketakutan yang luar biasa yang belum pernah dirasakan sebelumnya sepanjang hidupnya.

Jika dia orang baik, maka muncullah dua malaikat dengan wajah tersenyum akan mendudukkannya dan menenangkannya, menghiburnya dan melayaninya dengan pelayanan yang terbaik.

Jika dia orang buruk, maka dua malaikat akan menambah ketakutannya dan akan menyiksanya sesuai keburukannya.

Ya, Allah... Kami hamba-hambaMu yang lemah.
Berikan kami HUSNUL KHOTIMAH...

Kamis, 26 Oktober 2017

AMALAN PENUNDA KEMATIAN ?


Kematian memang di tangan Allah, tetapi mempercepat dan melewatkan kematian adalah hakNya juga.  Ada satu kisah tentang kematian yang ditunda. Bagaimana caranya dan mengapa bisa terjadi ?

Kisah ini benar-benar terjadi pada masa Nabi Ibrahim a.s.  Suatu hari, malaikat kematian mendatangi Nabi Ibrahim, dan bertanya, “Siapa anak muda yang tadi mendatangimu, wahai Ibrahim ?”

“Anak muda yang tadi itu maksudnya ?”, tanya Ibrahim.

“Dia itu sahabat sekaligus muridku.”

“Ada apa dia datang menemuimu ?”

“Dia menyampaikan bahwa dia akan melangsungkan perkawinannya esok pagi.”

“Wahai Ibrahim, sayang sekali, umur anak itu tidak akan sampai esok pagi.”

Selesai berkata seperti itu, malaikat kematian pergi meninggalkan Nabi Ibrahim.  Hampir saja Nabi Ibrahim tergerak untuk memberitahu anak muda tersebut untuk menyegerakan perkawinannya malam ini, dan memberitahu tentang kematiannya besok.  Tapi langkahnya terhenti karena sadar bahwa kematian tetap menjadi rahasia Allah.

Esok paginya, Nabi Ibrahim ternyata melihat dan menyaksikan bahwa anak muda tersebut tetap bisa melangsungkan perkawinannya.

Hari berganti pekan, pekan berganti bulan, bulan berganti tahun, Nabi Ibrahim melihat "anak muda" itu tetap sehat dan segar bugar hingga berusia 70 tahun.  Nabi Ibrahim bertanya kepada Malaikat Izrail, apakah dia berbohong tempo hari sewaktu memberitakan bahwa anak muda itu umurnya tidak akan sampai besok pagi ?  Malaikat kematian menjawab bahwa dirinya memang akan mencabut nyawa anak muda tersebut, tapi Allah menahannya.

“Apa yang membuat Allah menahan tanganmu untuk tidak mencabut nyawa anak muda itu dulu ?”

“Wahai Ibrahim, di malam menjelang perkawinannya, anak muda tersebut menyedekahkan separuh dari kekayaannya. Dan ini yang membuat Allah memutuskan untuk memanjangkan umur anak muda tersebut, hingga engkau masih melihatnya hidup saat ini.”

Kematian memang di tangan Allah. Justru itu, mempercepat dan melewatkan kematian adalah hak Allah.  Dan Allah memberitahu Rasul-Nya, Muhammad, bahwa sedekah itu dapat memanjangkan umur.

Jadi, sesuatu yang dapat menunda kematian itu adalah SEDEKAH.  Maka, tengoklah kanan-kiri dan sekeliling kita.  Bila menemui ada satu-dua kesusahan di depan mata, jangan-jangan kitalah yang perlu pertolongan. 
Karena siapa tahu kesusahan itu diperlihatkan oleh Allah untuk memperpanjang umur kita.   Tinggal, apakah kita bersedia mengulurkan tangan atau tidak.

Saudara-saudaraku sekalian, tidak ada seorang pun yang mengetahui bila ajalnya akan sampai. Dan, tidak seseorangpun mengetahui dalam keadaan apa ajalnya akan tiba.  

Maka mengeluarkan sedekah bukan saja akan memanjang umur,  tapi juga memungkinkan kita meninggal dalam keadaan baik.  

Bukankah sedekah akan mengundang cinta Allah ?  Sedangkan kalau seseorang sudah dicintai Allah, maka tidak ada masalahnya yang tidak diselesaikan, tidak ada keinginannya yang tidak dikabulkan, tidak ada dosanya yang tidak diampuni, dan tidak pula nyawanya dicabut kecuali dalam keadaan Husnul khatimah.

Mudah-mudahan Allah memanjangkan umur, sehingga kita semua berkesempatan untuk mendapat ampunan Allah dan mengubah segala kelakuan kita, sambil mempersiapkan kematian sebentar lagi.

Mari berSedekah dengan hati yang ikhlas.

“Sebarkanlah ajaranku walaupun hanya satu ayat” (Sabda Rasulullah SAW)

Semoga bermanfa'at.....

Senin, 21 Agustus 2017

JENIUS NYA RASULULLAH Sholallohu'alaihi wassalam tentang KESEHATAN



"Sembuhkan sakit hatimu maka akan sembuh seluruh badanmu"

Ada  orang yang punya sakit hati yang benar-benar kronis.
Benci banget ?
Dendam banget ?
Nggak suka banget ?
Sedih Banget ?
Kecewa banget ?

Semua itu dianggap serius sampai sakitnya berdampak pada tubuh.
Begitu muncul dalam bentuk penyakit kanker, diabetes, sakit jantung, baru diatasi....
Dan yang diatasi pun hanya permukannya saja.
Diatasi dengan operasi, obat Herbal.. bertahun-tahun bahkan seumur hidup, kemo, radiasi. Semua yang membuat sel-sel tubuh luluh lantak.

Tapi akar masalahnya tidak diatasi..
Akar masalahnya adalah  hati yang sakit dan semakin rusak...
Kemudian merusak seluruh jaringan tubuh.

Darah tetap dibiarkan asam.
Kondisi tubuh asam.
Pikiran tetap stress,
jiwa tak tenang.
Dendam masih banyak.
Kecewa masih berlanjut. Perasaan masih ga enak.
Benci masih kuat.

SECARA TIDAK LANGSUNG KITA BUNUH DIRI

Serius?

Ingat Rasululloh Sholallohu 'alayhi wassalam.. pernah berkata :

"Ada segumpal daging yang kalau ia baik maka seluruh tubuh akan baik. Dan kalau ia buruk maka seluruh tubuh akan buruk."

Itulah "H A T I"❤

Seharus itu selalu ada dalam kondisi indah dan baik.
Selalu ikhlas, menerima ketentuan Allah, bersyukur, tulus berbagi, dan bahagia bersama. Seperti anak yang selalu bahagia dan tertawa, Seperti itulah kondisi hati kita seharusnya.

Pada saat kita sudah tak lagi seperti itu, itulah saat penyakit muncul. Dan deteksi dini harus dilakukan. Akar permasalahan harus diatasi.
Hati perlu terus dicuci...dan di bersihkan.

Tanda hati bersih dan suci adalah  : 
Selalu bahagia atas kebahagiaan orang lain.
Selalu semangat berbagi tanpa pamrih.
Selalu Ridho dengan segala ketentuan yang Alloh berikan untuk kita..

Termasuk aturan Pimpinan?
Yup....

Dibenci?

Gak apapa.... 
Berarti Dosa kita, jadi ada yang tanggung.

Di dzalimi?

Wah, ini dia saatnya doa-doa kita tak ada batasnya dengan Sang Pemberi, Pengasih Penyayang.
Alloh Arrohmaan Arrohiim...

Hati akan selalu bahagia atas kebahagiaan orang lain, gembira, apapun yang terjadi, siapapun itu. Termasuk bahagia bagi mereka yang konon kata orang merugikan kita, tapi kita tak perlu merasa rugi. 
Karena semua ada hikmahnya...

PASTIKAN ITU 👍🏻

Kalau hati terasa tidak baik, dengan tanda2..
ada rasa sedih, kecewa, benci, dendam, 
segera action. 
Ada beberapa hal yang bisa dilakukan:

1. Ikhlas

Tarik nafas, buang nafas.
Setiap nafas adalah nafas baru, harapan baru.
Jangan pusing dengan yang lalu dan jangan khawatir dengan yang belum terjadi. 

2. Terima dan hargai

Allah Maha Besar dan Maha Tahu, Allah tahu yang terbaik buat kita  semua pasti baik dan bermanfaat. 

3. Bersyukur dibalik bencana jadi karunia

Bertanyalah: “Kenapa ya kira-kira Allah – Yang Maha Kasih dan sangat mengasihiku, memberikan sesuatu yang tidak kusukai dan tidak sesuai dengan harapanku ini?

Kira-kira apa kebaikan di baliknya?

Ada pelajaran...
Rubah Mindset-nya husnudzon, berbaik sangkalah sama Allah.

4. Berbagi tanpa pamrih

Apapun hikmah yang ada, pasti bisa dibagi.
Pasti ada pengalaman baru, kesadaran baru, yang bisa diberikan pada yang lain.
Bagilah senyum pada semua.
maafkan semua orang...
Do'akan semua orang yang pernah singgah di hati kita.
Apa do'a yang harus di panjatkan untuk diri  sendiri dan orang yang terkait?
Apa kira-kira yang kita bisa lakukan dengan lebih baik lagi untuk hanya mengharap Ridho Alloh semata.

5. Bahagia saat orang lain bahagia

Termasuk orang yang awalnya tidak Kita sukai....
Kita benci....
Kita anggap merugikan.
Kita anggap mengecewakan..
Apalagi terhadap orang2 yang berjasa kepada kita..
Muliakan mereka sebagai wujud rasa syukur kepada Alloh...
Kita jadi tegar seperti sekarang...
Ada jasa terbaik mereka di hati kita...muliakan saudara kita yang pernah menolong kita..meskipun si penolong membuat kecewa...dan kecewa..maafkan kekecewaaanya..
mulyakan jasanya..
Allah-lah yang akan membalas segala keikhlasan..

Ketika  Penyakit hati pelan-pelan sembuh. Maka Begitu juga penyakit tubuh akan hilang dan sembuh.

Ayo berusaha selalu jaga kesehatan hati mulai detik ini.

Semoga tidak ada lagi rasa benci atau kecewa di hati kita

Awali hari dengan Bismillahirrohmanirrohiim dan akhiri hari dengan Alhamdulillaahirobbil'alamiiin

Semoga Alloh Ridho dengan niat kita untuk selalu Membersihkan Hati

Barokallohufiikum

 َ آمِّيْنَ يَا رَبَّ الْعَالَمِينَ

#QuantumSpiritulQalbu - quantumhati.com
Maaf agak panjang ya 🙏🙏🙏🙏

Jumat, 07 April 2017

ANDAI AJAL DALAM TIDUR... EMPAT PERKARA YG PERLU KITA AMALKAN SEBELUM TIDUR WALAU SESIBUK APAPUN DENGAN TUGAS HARIAN.


Rasulullah berpesan kepada siti Aisyah ra.
“ Ya, Aisyah! Jangan engkau tidur sebelum melakukan empat perkara  yaitu 

1.  Sebelum khatam al-Quran.

2.  Sebelum menjadikan para nabi bersyafaat untukmu di hari kiamat.

3.  Sebelum para muslimin meridloi engkau.

4.  Sebelum engkau melaksanakan haji dan umrah".

Bertanya Siti Aisyah :
“Ya Rasulullah ! bagaimana aku dapat melaksanakan empat perkara seketika? “

Rasulullah tersenyum dan bersabda :

1.  “Jika engkau akan tidur, bacalah surah al –Ikhlas tiga kali
Seakan-akan engkau telah meng-khatamkan Al-Quran
” Bismillaahirrahmaa nirrahiim,
‘Qul huallaahu ahad’ Allaah hussamad’
lam yalid walam yuulad’
walam yakul lahuu kufuwan ahad’  ( 3x ) “

2.  " Bacalah shalawat untukku dan untuk para nabi sebelum aku"  maka kami semua akan memberimu syafaat di hari kiamat
“ Bismillaahirrahmaa nirrrahiim, Allaahumma shallii ‘alaa saiyyidina Muhammad wa’alaa aalii saiyyidina Muhammad "   ( 3x ) “

3.  “ Beristighfarlah ” untuk para mukminin  maka mereka akan meridloi engkau
“ Astaghfirullaah hal 'adziim al lazhii laa ilaaha illaa huwal hayyul qayyuum wa atuubu ilaih "  ( 3x )

4. Dan perbanyaklah “ bertasbih, bertahmid , bertahlil dan bertakbir ” maka seakan-akan engkau telah melaksanakan ibadah haji dan umrah
“ Bismillaahirrahmaan nirrahiim ... Subhanallaah Walhamdulillaah Walaa ilaaha illallaah hu wallah hu akbar "
( 3x )

Sampaikanlah kepada orang lain,
maka ini akan menjadi sedekah jariah pada setiap orang yang anda kirimkan pesan ini, dan apabila kemudian mereka mengamalkannya, maka kita juga akan ikut mendapat ganjaran pahalanya insha Allah...

Jangan jemu Saling mengingatkan...

Butuh waktu tidak sampai 5 menit.
Selamat mengamalkan semoga barokah....!

Amiin YRA,  🙏🙏🙏..